Sabtu, 23 Juli 2016

SATUAN ACARA PENYULUHAN STROKE


Tugas ini disusun untuk memenuhi Mata Kuliah Promosi Kesehatan
Semester 3

Disusun Oleh
Diana Anjar Sari         (P07120214006)

A.    PENGKAJIAN
1.      a. Identitas Kepala Keluarga
Nama : Tn. R
Umur : 55 tahun
Jenis Kelamin : Laki laki
Agama : Islam
Pendidikan Terakhir : SD
Alamat : Mendungan RT 01/RW 04
Status : Menikah
Pekerjaan : Buruh
Tinggal bersama : Istri dan anak

b. Identitas Istri
Nama : Ny. S
Umur : 53 tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Pendidikan Terakhir : SD
Alamat : Mendungan RT 01/RW 04
Status : Menikah
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga

2.      Faktor Predisposisi
a.       Riwayat Kesehatan
Pada keluarga Tn. R seorang anggota keluarganya yaitu Ny. S mengalami penyakit stroke. Ny. S mengalami stroke sudah 2 tahun yang lalu. Pasien menyatakan merasakan pusing, sulit tidur, sering kambuh apabila pasien banyak pikiran. Ny. S sudah pernah opname di rumah sakit satu tahun yang lalu. Keluarga Tn. R tampak bingung saat ditanya tentang stroke. Keluarga juga mengatakan hanya mengetahui kalau Ny . S hanya sakit stroke saja, tetapi keluarga pasien tidak mengetahui secara mendetailtentang pengertian, penyebab, tanda gejala,pencegahan dan komplikasi dari stroke jika segera tidak di tangani.

b.      Pemeriksaan Fisik
Berat Badan : 67 kg
tekanan darah : 170/130 mmHg
Suhu : 36,7 °C
Nadi : 98x/menit
RR : 24x/menit
Tangan kanan Ny. S lemah dan sulit untuk beraktifitas

c.       Pengkajian Kesiapan Klien untuk Belajar
·         Keluarga Tn. R antusias dalam mengikuti kegiatan penyuluhan
·         Lingkungan memungkinkan untuk mengikuti penyuluhan

d.      Pengkajian Motivasi
Keluarga Tn. R ingin mengetahui lebih jauh tentang penyakit stroke

e.       Pengkajian Kemampuan Membaca
Keluarga Tn. R selalu berlangganan koran dan setiap pagi keluarga Tn. R membaca koran tersebut.

3.      Faktor Pemungkin
a.       Ketrampilan perawat dan klien, pengetahuan dan kesadaran klien/masyarakat
Perawat penyuluh lulusan DIV Keperawtan yang sudah berpengalaman dan mempunyai keterampilan dalam menangani stroke. Keluarga Tn. R mendukung untuk diadakan penyuluhan tentang stroke
b.      Sumber daya (fasilitas, personalia, ruangan, sumber-sumber lain)
Rumah keluarga Tn. R memiliki ruangan yang kondusif untuk melakukan penyuluhan. Adanya leaflet stroke di puskesmas.

4.      Faktor Penguat
Petugas kesehatan berpakaian bersih, rapi, dan sopan saat bertugas.

B.     ANALISIS DATA
Data
Problem
Etiologi
DO :
·         Keluarga Tn. R tampak bigung saat ditanya tentang stroke.
·         Tangan kanan Ny. S lemah dan sulit untuk beraktifitas

DS :
·         Keluarga Tn. R mengatakan hanya mengetahui kalau Ny . S sakit stroke.
·         Keluarga Tn. R ingin mengetahui lebih jauh tentang penyakit stroke
Kurangnya pengetahuan keluarga Tn. R mengenai stroke
Kurang paparan informasi




C.    DIAGNOSA
Kurangnya pengetahuan keluarga Tn. R mengenai stroke berhubungan dengan kurang paparan informasi yang ditandai dengan:
·         Keluarga mengatakan hanya mengetahui kalau Ny . S hanya sakit stroke saja, tetapi keluarga pasien tidak mengetahui pengertian, penyebab, tanda gejala,pencegahan dan komplikasi dari stroke jika segera tidak di tangani.
·         Keluarga Tn. R ingin mengetahui lebih jauh tentang penyakit stroke
·         Keluarga Tn. R tampak bigung saat ditanya tentang stroke.
·         Tangan kanan Ny. S lemah dan sulit untuk beraktifitas




RENCANA SATUAN ACARA PENYULUHAN

1.      Topik                                      : Stroke

2.      Sasaran
a.      Program                          : Ny. S
b.      Penyuluhan                     : Keluarga Tn. R (2 orang)

3.      Tujuan
a.      Tujuan Umum :
Setelah dilakukan kunjungan rumah selama 30 menit keluarga Tn. R memahami tentang stroke
b.      Tujuan Khusus :
Setelah dilakukan intervensi keperawatan selama 30 menit, keluarga mampu :
1)      Menjelaskan tentang pegertian stroke
2)      Menjelaskan faktor penyebab stroke
3)      Menjelaskan tanda gejala stroke
4)      Menjelaskan pencegahan stroke
5)      Menjelaskan komplikasi stroke

4.      Materi                                     :
a.       Pengertian stroke
b.      Penyebab stroke
c.       Tanda gejala stroke
d.      Pencegahan stroke
e.       Komplikasi stroke

5.      Metode                                   : Ceramah, Tanya Jawab
6.      Media dan alat                      
a.             Media                      :
Leafleat Stroke, meliputi pengertian stroke, penyebab stroke, tanda gejala stroke, pencegahan stroke, komplikasi stroke, makanan yang dianjurkan, makanan yang dihindari
b.      Alat                             : Meja 1 buah, Kursi 2 buah

7.      Waktu
a.      Hari/tanggal                    : Jumat, 27 November 2015
b.      Pukul                               : 09.00 – 09.30 WIB (30 menit)
Alokasi Waktu
NO.
MATERI
KEGIATAN
1.       
Pembukaan (5 menit)
1.      Memberikan salam pembukaan
2.      Memperkenalkan diri
3.      Menjelaskan tujuan umum dan khusus penyuluhan
4.      Menyampaikan kontrak waktu kepada klien untuk melakukan penyuluhan
2.       
Proses
(10 menit)
Menyampaikan materi penyuluhan
1.      Pengertian stroke
2.      Faktor penyebab stroke
3.      Tanda gejala stroke
4.      Pencegahan stroke
5.      Komplikasi stroke
3.       
Evaluasi
(10 menit)
1.      Memberikan pertanyaan tentang apa yang telah dijelaskan
2.      Menyimpulkan hasil penyuluhan
4.       
Penutup
(5 menit)
1.      Mengucapkan terima kasih untuk mengakhiri penyuluhan
2.      Memberi salam penutup

8.      Tempat                                   : Rumah Tn. R di Ruang Tamu
 


Keterangan:
                        penyuluh
                                                                                               
                                                                                                Keluarga

9.      Evaluasi
Ranah
Waktu
Metode
Instrumen
Evaluator
Kognitif
Segera setelah penyuluhan
Tanya jawab
Daftar Pertanyaan

Afektif
Segera setelah penyuluhan
Wawancara
Daftar wawancara





Instrumen evaluasi
a.       Daftar pertanyaan
·         Apa Pengertian stroke ?
·         Apa saja faktor menyebabkan terjadinya stroke?
·         Apa saja tanda gejala stroke ?
·         Bagaimana pencegahan stroke ?
·         Apa saja komplikasi stroke ?

b.      Daftar wawancara
·         Setelah mendapatkan informasi dari kami apa saja yang dapat keluarga Ny.S lakukan ?



Yogyakarta, 27 November 2015
Penyuluh

Diana Anjar Sari



LAMPIRAN MATERI

PENGERTIAN STROKE
Penyakit Stroke adalah gangguan fungsi saraf yang terjadi mendadak akibat pasokan darah ke suatu bagian otak sehingga peredaran darah ke otak terganggu. Kurangnya aliran darah dan oksigen menyebabkan serangkaian reaksi biokimia, yang dapat merusakkan atau mematikan sel-sel saraf di otak sehingga menyebabkan kelumpuhan anggota gerak, gangguan bicara, penurunan kesadaran.
Stroke adalah gangguan peredaran darah otak yang menyebabkan defisit neurologis mendadak sebagai akibat iskhemia atau hemoragi sirkulasi saraf otak

PENYEBAB STROKE
Faktor yang menyebabkan stroke
1.         Faktor yang tidak dapat diubah
Jenis kelamin
Usia                   : makin tinggi usia makin tinggi pula terkena stroke
Keturunan          : adanya riwayat keluarga terkena stroke, faktor genetik yang sangat berperan antara lain adalah Hipertensi, Penyakit jantung, Diabetes Militus, dan cacat bentuk pembuluh darah.
2.         Faktor yang dapat diubah
Hipertensi
Penyakit jantung
Kolesterol tinggi
Obesitas
Diabetes millitus
Stress
3.         Kebiasaan hidup
Merokok
Peminum Alkohol
Obat obatan terlarang
Aktivitas yang tidak sehat : kurang olahraga, makanan berkolesterol

TANDA GEJALA STROKE
Adapun tanda dan gejala stroke sebagai berikut
1.      Tiba-tiba mengalami mati rasa atau kelemahan pada bagian bawah wajah, tangan atau tungkai. Kejadian paling sering pada satu sisi
2.      Tiba tiba mengalami kebingungan atau kesulitan dalam hal berbicara. Lidah terasa lemah dan kaku
3.      Tiba tiba kehilangan penglihatan menjadi kabur disalah satu atau kedua mata
4.      Tiba tiba kehilangan keseimbangan dan koordinasi, atau kesulian berjalan yang biasanya dibarengi dengan rasa pusing
5.      Tiba tiba mengalami sakit kepala tanpa penyebab yang jelas

PENCEGAHAN STROKE
a.       Menghindari stress
b.      Menghentikan kebiasaan merokok
c.       Diet rendah garam dan lemak, memperbanyak makan sayur dan buah
d.      Olah raga teratur
e.       Mengontrol tekanan darah dan gula darah serta check up kesehatan secarateratur
f.       Kontrol teratur bila mengidap penyakit kronis seperti darah tinggi (Hipertensi)kencing manis (Diabetes Melittus), kolesterol tinggi, penyakit jantung dll
g.      Minum obat secara teratur sesuai petunjuk dokter

KOMPLIKASI STROKE
Setelah mengalami stroke pasien mungkin akan mengalami komplikasi , komplikasi ini dapat dikelompokan berdasarkan:
1.      Berhubungan dengan immobilisasi ; infeksi pernafasan, nyeri pada daerah tertekan, konstipasi dan thromboflebitis.
2.      Berhubungan dengan paralisis: nyeri pada daerah punggung, dislokasi sendi, deformitas dan terjatuh
3.      Berhubungan dengan kerusakan otak : epilepsi dan sakit kepala.


DAFTAR PUSTAKA
Nurarif, Amin Huda dan Hardhi Kusuma. 2015. Aplikasi Asuhan Keperawatan Berdasarkan Diagnosa Medis dan NANDA NIC-NOC Edisi revisi Jilid 3. Yogyakarta: Media Action Publishing
Sustrani, Lanny.,dkk. 2004. STROKE. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama



KEARIFAN LOKAL


AMONG AMONG
Tugas ini disusun untuk memenuhi mata kuliah Pemberdayaan Masyarakat Semester 3
Disusun Oleh:
Diana Anjar Sari (P07120214006)

      A.    Bentuk Kearifan Lokal
Salah satu bentuk kearifan lokal yang dilakukan oleh masyarakat di desa X adalah among among.

      B.     Cara Menemukan Kerifan Lokal
Saya menemukan atau mendapat informasi kearifan lokal among among berasal dari saudara yang menceritakan asal usul dan makna tentang among among yang secara turun temurun telah ada sejak dahulu.
Menurut Informasi yang saya dapat tentang among among adalah among among ini dilaksanakan setiap hari kelahiran atau selapanan sekali untuk memberi persembahan atau memberi upah kepada yang memberi anak dan yang telah menjaga anak tersebut. Among among tersebut berisi :
a.       Tumpeng
Tumpeng ini mengandung makna “tumindak o sek lempeng” atau berperilakulah yang lurus atau baik.
b.      Telur separo atau telur yang sudah dibelah
Telur separo atau belah mengandung makna agar anak tidak nakal,
c.       Kacang panjang
Kacang panjang ini mengandung makna agar anak tersebut berumur panjang
d.      Sayuran atau gudangan
Sayuran atau gudangan ini bermakna kemakmuran atau kesuburan
e.       Bumbu Kelapa
Bumbu kelapa ini bermakna agar hidup menjadi sempurna
f.       Jenang 4 warna yaitu abang (merah), putih, kuning, ireng (hitam)
Jenang 4 warna tersebut mengandung makna :
·         Jenang abang (merah) mengandung makna amarah
·         Jenang putih mengandung makna kebaikan
·         Jenang kuning mengandung makna kesabaran
·         Jenang ireng (hitam) mengandung makna kejelekan
g.      Kemenyan yang dibakar
Kemenyan yang dibakar ini bermaksud sebagai surat, asap kemenyan dimaksud agar surat tersebut sampai kepada yang dituju.
h.      Kembang among yang telah diberi uang wajib
Setelah siap among among tersebut diserahkan kepada kyai among sari yang bersedia mengasuh anak tersebut agar anak tersebut aman, ditujukan kepada saudara 4 kiblat 5 pancer (saudara batin) yang terdiri dari supiah, mukmainah, aluamah, dan amarah setiap orang mempunyai 4 sifat tersebut, dan juga ditujukan kepada kakang kawah adi ari ari yang mengandung makna anak tersebut lahir kawah (ketuban) terlebih dahulu baru bayi dan terakhir ari ari. Setelah dipasrahkan (diberikan) among among diberikan kepada anak anak kecil maupun para tetangga sebelah menurut kepercayaan ikut mengasuh anak tersebut.

     C.    Cara Masyarakat Mempertahankan Kearifan Lokal
Masyarakat mempertahankan among among ini dengan memberi contoh kepada anak dan cucu kita supaya budaya ini tidak punah, serta menanamkan kepercayaan kapada anak untuk bersosial dan bersodaqoh dengan cara memberikan among among kepada para tetangga dan anak anak.

     D.    Pendapat

Hubungan secara psikologis among among tersebut adalah sangat baik karena memberi makanan ke para tetangga sangat baik untuk makan bersama sama atau kebahagiaan, menimbulkan persatuan dan kesatuan antar tetangga. Juga among among sangat sehat karena sayuran, telur, nasi menyehatkan badan dan mengandung karbohidrat juga mengandung protein. 

BENTUK PENGUATAN – PEMBERDAYAAN MASYARAKAT


KELOMPOK REMAJA (PERTEMUAN RUTIN PEMUDA PEMUDI)

Tugas ini disusun untuk memenuhi mata kuliah Pemberdayaan Masyarakat Semester 3
Disusun Oleh:
Diana Anjar Sari (P07120214006)

Pertemuan rutin pemuda pemudi ini salah satu kegiatan yang sudah ada sejak dahulu di desa X. Sampai sekarang pertemuan ini tetap berjalan dan dilaksanakan. Mereka memberi nama pertemuan rutin pemuda pemudi ini adalah “L”
      A.   Jadwal Pelaksanaan
Pertemuan rutin pemuda pemudi “L” ini dilaksanakan pada akhir bulan setiap satu bulan sekali dilaksanakan setelah isya’. Bertempat sesuai dengan urutan atau jadwal.

      B.     Tujuan dan Manfaat
Tujuan dan manfaat dilaksanakan pertemuan rutin muda mudi “L” ini untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota “L”, untuk menjadikan pemuda pemudi yang kompak dan mempunyai tanggung jawab dalam berorganisasi.

     C.     Kepengurusan
Dalam pertemuan rutin pemuda pemudi “L” dibentuk kepengurusan. Adapun kepengurusan pertemuan rutin pemuda pemudi “L” yaitu
1.      Ketua : E
2.      Wakil : Y
3.      Sekretaris I: W
4.      Sekretaris II: N
5.      Bendahara I: V
6.      Bendahara II: D
7.      Humas : D dan I

      D.    Kegiatan
Dalam pertemuan rutin pemuda pemudi “L” yang diadakan mempunyai agenda kegiatan yang rutin dilaksanakan dan dibahas dalam pertemuan tersebut. Adapun agenda kegiatan tersebut adalah
1.      Pertemuan rutin pemuda pemudi “L” setiap akhir bulan sekali
Pertemuan rutin pemuda pemudi “L” ini biasanya membahas ataupun evaluasi kegiatan kegiatan yang telah dilakukan 1 bulan terakhir juga membahas kegiatan ataupun agenda bulan selanjutnya.

2.      Usaha angkringan “L”
Usaha angkringan ini dibuat berdasarkan persetujuan bersama antar anggota pertemuan rutin pemuda pemudi “L”. Angkringan “L” ini terdapat kepengurusan yaitu
1.      Ketua : E
2.      Wakil : Y
3.      Sie Angkring “L” : A, P, dan V
Adapun piket jaga angkringan tersebut dibentuk jadwal dan setiap kelompok piket terdapat ketua kelompok. Usaha ini dibuat untuk menambah kegiatan yang positif para pemuda pemudi dan juga dapat menambah penghasilan untuk dana kas pemuda pemudi “L” dengan usaha sendiri.

3.      Gotong Royong

Gotong royong ini dilakukan pada hari yang telah disepakati bersama pada saat dilakukan pertemuan rutinpemuda pemudi “L”. Gotong royong ini biasanya dilakukan pada waktu pagi ataupun sore hari.